Sabtu, 16 Agustus 2014

Resume Buku MEMBANGUN GOOD GOVERNANCE DI DESA

RESUME BUKU
MEMBANGUN GOOD GOVERNANCE DI DESA
D
I
S
U
S
U
N
OLEH :
BETHANIA FEBYOLETTA
120502165
MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2013

RESUME
Apa manfaat yang bisa diperoleh apabila proses desentralisasi berjalan serentak dengan pengadopsian prinsip Good Governance ?
Secara normative, desentralisasi  bisa mendorong Good Governance karena desentralisasi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam urusan local, yang akan mendorong transparansi, akuntabilitas dan responsivitas pemerintah local.
Disisi lain, Good Governance , secara normative, akan mendorong praktek desentralisasi menjadi lebih otentik dan bermakna bagi masyarakat local. Dengan demikian, penerapan Good Governance didesa dapat menjadi solusi terhadap Bad Governance yang sudah lama diwarisi dari tradisi Orde Baru.
Didalam buku ini ditawarkan dua sisi substansi penting, yaitu merajut dialektika antara teoritisasi Good Governance dengan konteks perubahan pemerintah desa di era reformasi. Sedangkan dari sisi advokasi, menawarkan kerangka preskripsi dan agenda aksi untuk pembaharuan pemerintah desa.
Tentang Good Governance , Rohman Achman (2000) berpendapat bahwa Good Governance ialah sebagai manifesto politik diabad 21 yaitu sebagai kerangka dalam pembaharuan pemerintah di Indonesia dan juga sebuah cita-cita ideal pemerintah dimasa depan
Good Governance menurut UNDP memiliki kateristik yaitu :
·         Partisipatif , transparan dan bertanggung jawab
·         Efektif , berkeadilan dan mempromosikan supremasi hokum
·         Memastikan politik, ekonomi, berdasarkan consensus dalam masyarakat
·         Suara rakyat kecil lebih didengarkan
 Jika kita lebih melihat pemerintah di desa sekarang sudah berubah. Pada model lama,  Kepala Desa ex-officio sebagai ketua dan lembaganya LMD. Sedangkan Model Baru, Kepala Desa ex officio sebagai anggota dan sekdes dan lembaganya berupa BPD.

Sedangkan Kinerja Pemerintah Desa meliputi 4 fungsi , yakni :
·         Sebagai perpanjangan tangan birokrasi Pemerintah kepada warga
·         Bekerjasama dengan masyarakat melalui silahturahmi
·         Pembangunan sarana dan desa  secara fisik
Maka dari itu pentingnya menghalau kekuasan domestic yaitu dengan memperkuat Stakeholder yaitu Masyarakat Sipil, Politik, Ekonomi dan Pemerintah Desa. Stakeholder harus saling terbuka dan menjaga keseimbangan social dalam menjalankan peran sosialnya didesa sehingga satu sama lain tidak saling mendominasi.
Terutama pada masyarakat ekonomi pentingnya intervensi Negara karena ini sector ini sangat mempengaruhi penduduk yang tinggal diperkotaan, yaitu :
·         Intervensi Negara disektor pertanian yaitu regulasi , subsidi dan bantuan kredit, bantuan teknis dan fasilitas pendukung, intermediary dan broker
·         Intervensi Negara disektor non pertanian yaitu regulasi tentang impor dan ekspor kulit mentah, sertifikasi pengobatan tradisional, bantuan teknis berupa ilmu pengetahuan dan keterampilan managerial, program kredit usaha kesejahteraan keluarga dari BKKBN, penyedian sarana pertanian , pembangunan pasar oleh Pemda dan perkembangan pertumbuhan tembakau.
Maka dari itulah kita sebagai putra/i bangsa harus produktif terhadap desa. Karena untuk membangun sebuah Negara yang besar dan kuat itu harus membenahi hal yang paling kecil sekalipun seperti pembangunan yang baik didesa ( Good Governance) karena apabila kita sudah berhasil mempraktikkan ini di desa, dipastikan 95% hal ini juga akan sukses dilaksanakan dikota.
Komentar terhadap buku :
Isi buku bagus karena mengangkat tema tetang Good Governance di desa ini menjadikan pembaca sadar akan pentingnya pembangunan didesa kecil terhadap pertumbuhan dikota besar. Tapi bahasa yang digunakan pengarang sangat berbelit- belit sehingga susah untuk dipahami dan diresume  bagi orang awam.  Buku ini sebaiknya ditujukan untuk orang yang sudah terlebih dahulu mengerti dan mengenal  stuktur pemerintahan dan dan kehidupan pemerintah pedesaan
Lampiran
Judul Buku      : Membangun Good Governance di Desa
Penulis             : AAGN Ari Dwipayana dkk
Editor              : AAGN Ari Dwipayana dan Sutoro Eko

Penerbit           : IRE PRESS Yogjakarta

Minggu, 13 April 2014

HASIL ANALISIS RASIO KEUANGAN PT.SAMPOERNA 2010-2011-2012

 TUGAS ANALISI INFORMASI KEUANGAN SEMESTER 4
BETHANIA FEBYOLETTA
120502165

1.     RATIO AKTIVITAS
Secara keseluruhan, ratio aktivitas PT. Sampoerna selama tiga tahun terakhir meningkat. Hanya mengalami penurunan di perputaran persediaan dan di perputaran asset. Berarti secara umum, perusahaan menggunakan asetnya secara efektif

2.     RATIO LIKUIDITAS
Secara keseluruhan, rasio likuiditas PT.Sampoerna menurun sehingga kemampuan perusahaan untuk melunasi hutang lancarnya selama tiga tahun terakhir menurun

3.     RATIO PROFITABILITAS
Secara keseluruhan, rasio profitabilitas PT. Sampoerna konstan. Hanya mengalami fluktuasi pada laba atas asset dan laba atas ekuitas, sehingga kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba di tiga tahun terakhir adalah konstan.

4.     RATIO SOLVABILITAS
Secara keseluruhan, rasio solvabilitas PT. Sampoerna selama tiga tahun terakhir mengalami fluktuatif. Sehingga kemampuan perusahaan membayar semua kewajibannya ( utang jangka panjang maupun utang jangka pendek ) naik turun, yang artinya ada kalanya perusahaan kesulitan membayar utang – utangnya

5.     MARKET MEASURE

Jika dilihat secara keseluruhan, pada tiga tahun terakhir, hubungan antara harga saham terhadap laba dan nilai buku saham tidak terlalu mengalami perubahan yang signifikan. Hanya terjadi penurunan tajam Book Value Per Share di tahun 2011 tapi kemudian dapat bangkit di tahun 2012. Sehingga dapat disimpulkan prospek perusahaan terhadap investor baik – baik saja

Minggu, 02 Februari 2014

Pengelolaan Sumber Daya Manusia Dalam Agribisnis

MANAJEMEN AGRIBISNIS
BAB 19
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM AGRIBISNIS

DISUSUN
OLEH :

SULTAN NADHAR 120502133
BETHANIA FEBYOLETTA 120502165
CHAIRUNIS 120502164


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2013


MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA : STRUKTUR, KEPEMIMPINAN, DAN MOTIVASI
Agribisnis menghimpun  sejumlah manusia  yang bekerja sama untuk  mencapai maksud atau tujuan bersama.
Pengelolaan sumber daya manusia dalam agribisnis mempunyai banyak perekrutan, pengangkatan, pelatihan, pengevaluasian, pengajuan promosi, pengelolaan balas jasa dan tunjangan, dan pada agribisnis tertentu berurusan dengan serikat pekerja. Selain menangani fungsi formal dibidang personalia, manajemen harus mengembangkan struktur organisasi dimana tanggung jawab, wewenang, tanggung gugat perorangan dirumuskan dengan jelas.
Pengelolaan sumber daya manusia memerlukan pemahaman atas konsep dasar kepenyeliaan dan kepemimpinan.

STRUKTUR ORGANISASI         
Organisasi Formal
Manajemen mengembangkan struktur organisasi dengan menggariskan berbagai tanggung jawab, wewenang, tanggung gugat karyawan yang bertugas membantu mengembangkan dan melaksanakan berbagai rencana untuk mencapai tujuan bisnis.
·         Tanggung jawab, wewenang dan tanggung gugat, Tanggung jawab adalah kewajiban (obligation) untuk mengawasi penyelesaian tugas.
·         Wewenang adalah hak untuk memerintah atau memaksa orang lain melakukan sesuatu.
·         Tanggung gugat (accountabilty) bersangkut paut dengan keadaan seseorang dimana dia bisa diminta pertanggung jawaban shubungan dengan prestasi kerjanya.

PRINSIP PRINSIP ORGANISASI
Meskipun organisasi terus menerus berubah, namun ada sejumlah prinsip kunci yang berguna dalam menentukan struktur organisasi yang tepat
·         Prinsip rentang pengendalian (span of control), menyatakan bahwa seorang atasan hanya dapat menyelia atau mengawasi secara efektifsejumlah tertentu bawahan.
·         Prinsip lapisan minimum (minimum layer), menyaakan bahwa jumlah tingkatan manajemen harus diusahakan sekecil mungkin tetapi dengan memperhatikan rentang pengendalian yang efektif.
·         Prinsip pendelegasian kebawah (downward delegation), menyatakan wewenang harus didelegasikan kebawah, yaitu sampai ke tingkatan terendah dimana keputusan dapat diambil secara kompeten.
·         Prinsip tanggung gugat tunggal (single-accountability) menyatakan bahwa tidak seorangpun  bisa melapor (bertanggung gugat) kepada lebih dari seorang atasan.
·         Prinsip keseimbangan tanggung jawab dan wewenang (parity of responsibility and authority), menyatakan bahwa seseorang harus memiliki wewenang yang memadai untuk melaksanakan tanggung jawab yang dibebankan padanya.
·         Prinsip keluwesan (flexibility), menytakan bahwa organisasi harus mempertahankan keluwesan strukturalnya sehingga dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan internal dan eksternal yang selalu berubah.

TIPE STUKTUR ORGANISASI
·         ORGANISASI LINI, adalah struktur dimana garis kewewenangan hanya satu, sederhana dan jelas serta bergerak dari manajemen puncak ke setiap personel di bawahnya pada organisasi.
·         ORGANISASI LINI DAN STAF, organisasi lini dan staf merupakan variasi dari organisasi lini,
·         STRUKTUR ORGANISASI FUNGSIONAL, struktur organisasi fungsional mengatasi masalah perbenturan wewenang staf ahli dengan memberi mereka wewenang dalam bidang keahliannya.

KEPEMIMPINAN
Manajer adalah pimpinan yang ditunjuk, yang secara resmi ditugaskan oleh mata rantai komando yang berasal dari hak kepemilikan.

·         Gaya kepemimpinan
Ø  Otokratik, yang juga seringdisebut dengan otoritarian, merupakan gaya kepemimpinan yang dipusatkan pada pimpinan, yaitu dimana pemikiran, gagasan, dan hasrat pimpinan diharap akan ditaati secara penuh tanpa bertanya.
Ø  Demokratik,  gaya kepemimpinan ini mendukung proses pengambilan keputusan bersama, dimana pimpinan ertanggung jawab sepenuhnya atas keputusan yang diambil sementara secara aktif mencari masukan nyata dari para pengikut.
Ø  Bebas, kepemimpinan bebas (free rein atau laissez faire) sesunguhnya bukanlah gaya kepemimpinan sebab dalam hal ini semua pengambilan keputusan diserahkan kepada pengikut atau bawahan.
Rangkaian-kestuan kepemimpinan, menyatakan bahwa ketiga gaya kepemimpinan diatas sesungguhnya berada pada satu rangkaian kesatuan, dimana otokratik di ujung yang satu dengan sedikit masukan dari karyawan atau bawahan, sedangkan gaya kepemimpinan bebas, dimana manajemen menyerahkan sepenuhnya kepemimpinan pada karyawan di ujung yang lain
·         Kisi manajerial
Ø  Impoverished, manajer yang impoverished (serabutan) sangat tidak memperhatikan karyawan dan produksi
Ø  Country club, orang yang sikapnya seperti pengetua desa, mencurahkan perhatian besar kepada manusia tetapi kurang memperhatikan pelaksanaan kerja.
Ø  Task management, sangat memperhatikan pelaksanaan kerja meskipun harus mengorbankan rasa atau hubungan persahabatan.
Ø  Middle of the road, manager yang mencari jalan tengah atau kompromi, mencoba merangkum berbagai kepentingan yang mungkin saling bertentangan tetapi perhatian yang diberikan tidak sepenuhnya.
Ø  Team approach, manajer mencurahkan perhatian yang sangat besar terhadap penyelesaian tugas tetapi tidak mengorbankan karyawannya untuk itu.

·         Teori kontinjensi fiedler
Fred fiedler telah mengembangkan pendekatan yang sedikit berbeda terhadap kepemimpinan yang berkaitan dengan konsep kisi manajerial. Dia mengemukakan bahwa gaya kepemimpinan yang layak adalah sesuatu yang tergantung pada perubahan situasi.

·         Teori X, Teori Y
Douglas McGregor, telah mengemukakan teori ganda mengenai perilaku manusia dalam bisnis.
Teori X McGregor percaya bahwa praktek dan metode manajemen tradisional didasarkan pada asumsi sebagai berikut.
Ø  Kebanyakan karyawan pada dasarnya tidak suka ekerja dan menghindarinya jika mungkin
Ø  Manusia hanya mau bekerja jika mereka dipaksa, diancam, atau paling tidak diawasi dalam semua kegiatannya.
Ø  Sesungguhnya, hampir semua orang lebih suka diawasi secara ketat sebab mereka tidak menyukai tanggung jawab dan tidak berambisi.
Ø  Hampir semua orang pada dasarnya hanya memikirkan dirinya sendiri dan egois
Ø  Keterjaminan sangat penting bagi hampir semua karyawan dan mereka merasa terancam oleh perubahan.
Ø  Hampir semua karyawan tidak mempunyai keyakinan diri, mudah mempercayai segala hal dan tidak begitu cerdas.

Teori Y disisi lain dari rangkaian teori ganda tersebut terdapat sekumpulan asumsi yang disarikan dari keyakinan  bahwa manusia pada dasarnya baik dan kreatif. Asumsi teori Y mencakup hal-hal berikut:
Ø  Bekerja, baik dengan menggunakan otot maupun pikiran, sama sifatnya seperti bermain dan istirahat.
Ø  Manusia mampu dan mau mengendalikan dan memotivasi dirinya sendiri untuk mencapai tujuan yang merupakan komitmen pribadinya.
Ø  Tingkat keterkaitan (komitmen) tergantung pada imbalan yang akan diterima jika tujuan tersebut tercapai.
Ø  Manusia pada dasarnya menyukai tanggung jawab dan mau mencarinya.
Ø  Manusia pada hakikatnya kreatif dan mempunyai banyak cadangan kemampuan yang masih terpendam.

·         Manajemen berdasarkan sasaran
Manajemen berdasarkan sasaran atau MBO/ Management by objectives adalah suatu system manajemen dimana atasan dan bawahan secara bersama-sama menentukan sasaran atau tujuan yang disepakati keduabelah pihak dan selaras dengan tujuan perusahaan dan menentukan cara pengukuran prestasi kerja pada masing-masing bidang dari tanggung jawab utamanya.






MOTIVASI
Motivasi adalah rangsangan yang menghasilkan tidakan dan pelaksanaan tindakan merupakan fungsi utama manajemen.
·         Hirarki kebutuhan maslow
Hirarki kebutuhan maslow didasarkan pada gagasan bahwa bermacam bentuk kebutuhan mempunyai tingkat kepentingan yang berbeda bagi perorangan, tergantung pada tingkat kepuasan perorangan pada saat itu. Maslow mengemukakan bahwa kepentingan yang paling mendasar bagi manusi adalah kelangsungan hidup lalu diikuti oleh keterjaminan, persahabatan, kedudukan, dan yang terakhir perwujudan diri.

·         Factor motivator dan higienik
Factor higienik, atau obat penyembuh adalah syarat yang di[erlukan untuk mempertahankan para karyawan dalam keadaan sehat jasmani, social, dan mental.
·         Motivator
Adalah sumber imbalan” atau keadaan yang mendorong para karyawan mencurahkan daya dan upaya untuk meningkatkan produktivitas kerja. Motivator menumbuhkan komitmen atau keterkaitan terhadap tugas.


ANALISIS TRANSAKSIONAL: SUATU TOPIK AKHIR

·         Model O-D-A
Analisis transaksional membagi prilaku manusia kedalam tifa kelas sifat ego (ego statue): orang tua, dewasa, dan anak. Sifat ego ini terlepas dari umur dan pertalian kekeluargaan.
Sifat Ego Orang Tua,  kadang disebut juga dengan konsep hidup yang dipelajari, menunjukkan nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku yang dibentuk pada awal kehiduoan berdasarkan figure kewenangan khususnya orang tua. Tiga kategori dari sifat ego orang tua penting bagi manajemen: orang tua yang berprasangka, orang tua yang mendidik, orang tua yang mengkritik.
Sifat Ego Dewasa (adult ego state),  sering disebut sebagai computer seseorang karena menunjukkan pemikiran logis berdasarkan fakta sebagaimana hlnya dengan computer. Dalam sikap dewasa seseorang menganalisis, memperhitungkan kemungkinan-kemungkinan, membuat pertimbangan objektif, dan mengambil keputusan.
Sifat Ego anak-anak (child ego state), mencakup perasaan dan emosi manusia, atau berkaitan dengan pola perilaku yang kekanak-kanakan.

·         Mengenali sifat ego
Manajer yang mengenali sifat ego akan dapat melakuan tindakan penyeliaan secara tepat. Para manajer dapat mempelajari corak perilaku dan menyesuaikan respons menurut keadaan yang dihadapi. Corak itu meliputi kata-kata dan ungkapan yang sering terlontar, nada suara, ekspresi mka, dan sikap tubuh.

·         Transaksi yang dianalisis
Transaksi adalah sesuatu yang terjadi diantara dua orang, entah itu berupa kata-kata atau perbuatan.transaksi melibatkan ego kedua orang tersebut. Menganalisis transaksi di antara dua orang dapat menjadi alat yang ampuh bagi para manajer yang menyadari bahwa komunikasi merupakan bagian penting dari penyeliaan.
Transaksi yang Saling Melengkapi, dalam transaksi yang saling melengkapi atau saling bersambut (complementary transaction), seseorang menyampaikan pesan kemudian menerima respons yang wajar dan masuk akal dari penerima pesan. Dalam bentuk transaksi ini, komunikasi tetap terbka dan cenderung berlanjut.
Transaksi silang, Transaksi silang atau bentrokan (crossed) adalah komunikasi yang meleset atau tidak bersambut baik; respons-yang-tidak-diharapkan diterima dari sifat ego yang tidak semestinya, dan hasilnya adalah komunikasi yang lambat laun berantakan.
Transaksi terselubung (ulterior transaction),  terdiri dari dua perangkat transaksi sekaligus. Yang pertama adalah pesan yang lugas, dan yang kedua merupakan pesan terselubung tapi jelas bagi pihak lain.

·         Komunikasi yang Efektif, komunikasi yang efektif sangat penting bagi penyeliaan yang baik.


·         Sapaan Yang Berbeda Bagi Kelompok Yang Berbeda
Setiap orang ingin dihargai dan diakui orang lain. Pada analisis transaksional setiap pengakuan atas kehadiran seseorang dikenal sebagai sapaan (stroke).
Sapaan dapat hanya berupa satu kata “hai”; dapat pula berupa gerak isyarat- senyum atau anggukan; juga berupa sentuhan, jabat tangan atau tepukan di punggung. Sapaan adalah sesuatu yang mengatakan, “saya tahu anda berada disitu”.
Sapaan positif, sapaan positif (positive stroke) adalah suatu bentuk pengakuan yang membuat orang merasa tenang, bergairah, dan merasa berarti.
Sapaan positif tanpa syarat, sapaan positif tanpa syarat (positive unconditional stroke) menyampaikan pesan melalui kata-kata atau isyarat tapa ada syarat atau tuntutan dari sapaan tersebut.

Sapaan positif yang bersyarat, sapaan positif yang bersyarat (conditional positive stroke) merupakan pengakuan yang diberikan guna memodifikasi atau memengaruhi perilaku orang yang disapa secara sungguh-sungguh.

Rabu, 04 Desember 2013

ARTIKEL AMATIRAN

Ini tugas dari Dosen Ekonomi Pembangunan kemarin disuruh buat artikel tentang ekonomi. Nah jadi saya upload deh. Tapi kalo bahasanya agak rancu dan tidak memenuhi standard penulisan artikel maafin ya guys. Maklum masih newbie. Thanks! Happy Reading:)

KUALANAMU OH  KUALANAMU

Seruan dan letihnya warga Tanjung Morawa, Sumatera Utara mungkin bisa diekspresikan seperti judul diatas. Bagaimana tidak? Sudah memasuki tahun keenam, namun Kualanamu yang sungguh fenomenal ini belum rampung juga.
Begitu banyak spekulasi bergejolak dikalangan masyarakat. Warga sekitar Tanjung Morawalah yang paling tahu persisnya bagaimana proyek ini berjalan. Warga meresahkan biaya ganti rugi lahan akibat penggusuran rumah mereka yang tak kunjung selesai. Dan yang paling membuat warga terhenyak adalah pemerintah sudah tidak mau membayar ganti rugi lahan lagi.
Alih-alih pemerintah berasalan tidak mau membayar lagi dikarenakan lahan yang dihuni warga tersebut merupakan Hak Guna Usaha PTPN II.Sudah banyak warga merelakan halamannya digusur, bahkan separuh bagian bangunan rumah warga sudah raib diakibatkan penggusuran ini. Ganti rugi lahan hanya bisa diberikan pemerintah apabila mengantongi Sertifikat Hak Milik Lahan. Bagi yang tidak punya? Jawabannya belum  ditemukan sampai saat ini. Padahal mereka sudah bermukim disana selama bertahun-tahun. Dimanakah hati nurani pemerintah?
Belum lagi truk-truk pengangkut material untuk pembangun jalur akses ke Kualanamu  cukup mengganggu kenyaman masyarakat. Polusi-polusi yang ditimbulkan cukup membuat warga gigit jari.
Pembangunan proyek sudah 94% rampung. Diharapkan tidak ada lagi diundurnya pembangunan. Mengingat dana yang sudah terkuras total anggaran sudah mencapai 4,7 Triliun, sungguh tidak elok bila proyek semakin diperlama.
Ditambah lagi dengan masalah ganti rugi lahan penduduk tak kunjung menuai solusi, peranan pemerintah haruslah cakap dalam menelaah masalah ini agar polemik-polemik di masyarakat cepat berakhir.
                                                                     
BETHANIA FEBYOLETTA
MANAJEMEN USU

120502165

Minggu, 08 September 2013

Rahasia Bank dan Sanksi Administrasi (Ringkasan dari Buku Pasar Keuangan _ Kasmir )

BETHANIA FEBYOLETTA
MANAJEMEN  FE USU
                                                          120502165

Rahasia Bank dan Sanksi Administrasi (Bab 3-J)

Kegiatan dunia perbankan berkutat pada pengelolaan uang masyarakat sehingga bank harus menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada bank.
Bank harus menjaga rahasia tentang keadaan keuangan nasabah dan apabila melanggar ini perbankan akan diberikan sanksi
Tapi dalam kasus tertentu kerahasiaan Bank tidak berlaku untuk nasabah. Contoh :
·         Untuk kepentingan perpajakan pimpinan Bank Indonesia atas permintaan Menteri keuangan. Bank diminta untuk  memberikan keterangan dan memperlihatkan bukti-bukti tentang keuangan nasabahnya  penyimpanan tertentu kepada pejabat bank
·         Untuk penyelesaian piutang Bank yang sudah diserahkan kepada Badan Urusan Piutang Negara/Panitia  Urusan Piutang Negara. Pimpinan Bank Indonesia  memberikan izin kepada pejabat Bank Urusan Piutang Negara untuk memperoleh keterangan dari Bank mengenai simpanan nasabah debitur
·         Untuk kepentingan peradilan dalam pekara pidana , pimpinan Bank Indonesia dapat memberikan izin kepada polisi, jaksa atau hakim untuk memperoleh keterangan dari Bank mengenai simpanan tersangka atau terdakwa pada Bank
·         Dalam rangka tukar menukar informasi antarbank
Pelanggaran terhadap berbagai aturan yang berlaku , termasuk kerahasiaan bank, maka akan dikenakan sanksi tertentu sesuai yang tercantum dalam UU No.10 tahun 1998


Contoh – contoh kasus beserta sanksi
·         Melakukan kegiatan perbankan seperti menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa izin usuha dari pimpinan Bank Indonesia ( hukuman kurungan minimal 5 tahun , maksimal 15 tahun serta denda Rp.10juta – 200juta)
·         Anggota dewan komisaris, direksi atau pegawai bank atau pihak terafiliasi lainnya yang dengan sengaja memberikan keterangan yang wajib dirahasiakan seperti memberi keterangan mengenai nasabah penyimpan dan simpanannya ( hukuman kurungan minimal 2 tahun maksimal 4 tahun serta denda Rp.4milyar- 8milyar)
Apabila anggota dewan komisaris , direksi atau pegawai bank sengaja :
·         Membuat/menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam pembukuan/laporan transaksi/rekening suatu bank
·         Menghilangkan pencatatan dalam pembukuan /laporan transaksi/rekening suatu bank
·         Mengubah/menyembunyikan suatu pencatatan dalam pembukuan /laporan transaksi/rekening suatu bank

Maka akan diancam dengan hukuman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15tahun serta denda Rp.10milyar – 200milyar

Jumat, 01 Maret 2013

HASIL ANALISS SSM FE USU 2013 (SIKLUS 2)

SSM merupakan singkatan dari Student Saturday Market. Ini adalah sebentuk program kegiatan perkuliahan yang diadakan setiap hari Sabtu dipelataran halaman Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. SSM membentuk jaringan link atau kekerabatan dengan para senior ( stambuk 2011 ). Para mahasiswa 2012 setiap corporate-nya membeli Femi Dollar dikantor litbang FE USU setiap minggunya (sebelum hari sabtu). Femi Dollar kita dapatkan dengan cara menukarkan duit asli ( rupiah ) dikantor litbang FE USU. Femi Dollar mempunyai pecahan mulai dari pecahan 1000 FD (Femi Dollar) sampai 100.000 FD (Femi Dollar).
Pembelian Femi Dollar berguna sebagai bukti kehadiran mahasiswa setiap hari sabtu yaitu bukti telah ikut serta dalam praktik bisnis. Setiap mahasiswa harus membeli produk-produk yang dijual di stand-stand yang merupakan produk buatan dari senior yaitu stambuk 2011. Mahasiswa harus menjaga kekerabatan dengan senior, dengan mencari link / jaringan masing – masing ke senior. Setiap stambuk 2011 diberi tugas memberitahu adik-adik juniornya ke stand mana ynag wajib dibeli produknya oleh junior stambuk 2012 sesuai dengan mentor masing – masing per corporate.
Dengan demikian selain menambah nilai dengan ikut serta dalam SSM , kita juga dapat menambah kekerabatan dengan senior, khususnya stambuk 2011.Kita juga bisa belajar cara memproduksi dan mendistribusikan produk dengan baik, serta juga bisa memperhitungkan modal dan omset yang diterima.
Saya adalah mahasiswa yang bercorporate  10. Corporate 10 dimentori oleh Pak Walad Ritonga saat berpraktik bisnis.  Saya ikut serta dalam SSM SIKLUS 2 yaitu tanggal 15 Desember 2012 dan 5 Januari 2013, saya sudah membeli produk di stand 45 , stand 46 dan stand 59. Kakak – kakak senior ini secara intensif mendatangi kami kekelas di corporate. Mereka memberikan contact person-nya kepada kami sebagai bentuk bukti kepada konsumen ( junior ) maupun mentor bahwa mereka benar-benar melakukan praktik bisnis ini sesuai prosedur.








Berikut adalah perincian saya terhadap masing – masing stand yang saya analisis :
Tanggal 15 Desember 2012
a.      Risol SSM ex Bika Ubi
Jenis produk                                        : Makanan
Departemen                                        : D III Keuangan
Stand                                                   : 45
Direktur                                               : Hentri Sofiana SMR ( 11210109 )
Anggota                                               : Herlinda Yunita ( 112101012 )
                                                              Tiur M. Banjarnahor ( 112101057 )
                                                              Nana Anastasia ( 112101011 )
                                                              Devi Hamdani Chan ( 112101011 )
Modal Omset                                      : Rp.982.500
Target Omset (FD)                              : FD.1.050.000
Realisasi Omset (FD)                          : FD.1.050.000
Target Laba (Rp)                                 : Rp.67.500
Realisasi Laba (Rp)                             : Rp.67.500
Harga/produk                                     : FD.10.00
Jam Operasi                                        : Buka jam 08.00 , tutup jam 12.00
Bahan Produk                                      : Wortel, daun sop, daun pre, daging ayam
                                                              Tepung roti, susu, keju
Komentar                                            : Menurut saya rasa sudah termasuk dalam
                                                              Karegori enak. Apalagi rasanya ada campuran
                                                              Susu yang semakin memperkaya rasa.
                                                              Tetapi dalam penyajian produk, kemasan kotak
                                                              Terlalu besar sehingga kurang efektif. Tutur kata
                                                              Penjual sopan dan cukup efesien dalam melayani
                                                              Konsumen karena sudah dikemas satu persatu
                                                              Sebelum konsumen dating sehingga tidak terjadi
                                                              Penumpukan konsumen yang ingin membeli
                                                              Di stand.







b.      What’s Up Drink
Jenis Produk                                        : Minuman
Departement                                      : D III Keuangan
Stand                                                   : 46
Direktur                                               : Maris Yolanda B.bara ( 112101058)
Anggota                                               : Reni P. Sijabat
                                                              Diana
                                                              Maria J. Meliala
Modal Omset                                      : Rp.258.000
Target Omset (FD)                              : FD.420.000
Realisasi Omset (FD)                          : FD.910.000
Target Laba (Rp)                                 : Rp.162.000
Realisasi Laba (Rp)                             : Rp.629.750
Banyak produk yang laku                    : 100 cup
Target produk yang laku                     : 70 cup
Jam Operasi                                        : Buka jam 08.00 , tutup jam 12.00
Bahan Produk                                      : Es buah , air kelapa, parutan isi kelapa dan air
Komentar                                            : Rasa tidak enak, seperti tidak ada rasa. Padahal
                                                              Bahan dasarnya kelapa tapi rasa kelapanya tidak
                                                              Terasa. Cara penyajian pun tidak efisien karena
                                                              Penjual lamban dalam penyajian produk dan
                                                              Terkesan tidak siap dalam penyajian produknya.










Tanggal 5 Januari 2013
a.      Kedai Hotdog
Jenis Produk                                        : Makanan
Departement                                      : Ekonomi Pembangunan 2011
Direktur                                               : Rico Frans Hutahaean
Anggota                                               : Fadil Akhyar
                                                              Andrika Sembiring
                                                              Ludrio Manurung
                                                              Edzhogal Tuafranz Purba
Modal Omset                                      : Rp.294.000
Target Omset  (FD)                             : FD.700.000
Realisasi Omset (FD)                          : FD.1.200.000
Target Laba (Rp)                                 : Rp.306.000
Realisasi Laba (Rp)                             : Rp.906.000
Harga/ Produk                                                : FD.10.000
Jam operasi                                         : Buka jam 08.00 , tutup jam 11.00
Bahan Produk                                      : Roti, sosis, selada , saos, mayonies, daging, tissue
Komentar                                            : Menurut pengamatan saya, rasa sudah enak.
                                                              Apalagi rasa daging dan sosisnya. Antara rasa dan
                                                              Warna produk sudah termasuk kategori bagus.
                                                              Tetapi penyajian produk kurang rapi, karena
                                                              Hanya dibungkus plastic dan dialasi tissue.
                                                              Hal ini membuat daging dan sosis melumer
                                                              Kemana-mana. Tetapi secara keseluruhan saya
                                                              Menikmati produk ini. Apalagi jika dilihat produk
                                                              Ini selalu laris setiap SSM diadakan. Cara tutur
                                                              Kata dan melayani konsumen juga sopan.










Kesimpulan dan Saran :
Selama mengikuti SSM ini saya mendapatkan tambahan pengetahuan tentang tata cara berbisnis dan menambah kolega bisnis. Saya juga menyadari betapa sulit dan harus bersungguh-sungguh dalam  menjalankan bisnis dikemudian hari.
Tapi menurut hemat saya, alangkah lebih baiknya jika SSM diadakan 2 atau 3 bulan sekali. Karena menurut saya, lebih efekti dan efisien. Selain tidak memberatkan mahasiswa karena tiap minggu harus membeli Femi Dollar, mahasiswa 2011 dapat lebih matang mempersiapkan produk jualannya.

Demikianlah laporan  hasil analisis saya atas SSM SIKLUS 2 ini. Apabila ada salah kata , mohon dimaklumi. Terimakasih.